Banjarnegara – Dunia perfilman, khususnya film pendek, kini semakin digemari oleh generasi muda. Sebagai wadah untuk menyalurkan bakat dan minat, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara bersama ARTFILM dan Banjarnegara Movies sukses menyelenggarakan kegiatan Bedah Film Pendek Produksi Pelajar Banjarnegara pada 4 November 2025. Acara yang mengangkat karya fiksi dan dokumenter ini bertujuan untuk membangun ekosistem kreatif yang sehat di kalangan pelajar.
Kegiatan ini tidak hanya menganalisis karya audio-visual, tetapi juga menjadi ruang berbagi inspirasi yang langsung datang dari seorang pelaku kreatif muda berbakat. Menghadirkan Afa Lini Abdah Rahmani, murid SMK Negeri 2 Bawang yang juga merupakan sutradara film pendek “Tembelek”, sebagai narasumber. Kehadiran Afa menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMK Negeri 2 Bawang sekaligus bukti nyata bahwa talenta dan peluang besar dalam industri film tidak mengenal usia.
Dalam paparannya yang penuh semangat, Afa berbagi perjalanan kreatifnya, mulai dari tahap pencarian ide, proses penulisan naskah, teknis pengambilan gambar, hingga tahap pascaproduksi. Ia juga tidak sungkan untuk berbagi tantangan yang dihadapi, seperti mengelola waktu antara sekolah dan produksi film, serta mengolah keterbatasan menjadi sebuah kekuatan cerita.
“Yang terpenting adalah kemauan untuk belajar dan keberanian untuk memulai. Setiap karya adalah proses belajar, dan di Banjarnegara kita punya banyak sekali cerita yang bisa diangkat,” ujar Afa, menyemangati para peserta.
Acara yang diikuti oleh perwakilan pelajar dari tingkat SMP dan SMA/SMK se-Kabupaten Banjarnegara ini berlangsung interaktif. Para peserta terlihat antusias mengajukan pertanyaan seputar teknik penyutradaraan, tips mengatasi kebuntuan ide, serta strategi mengikuti festival film.
Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak. Kerja sama antara pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dengan komunitas film seperti ARTFILM dan Banjarnegara Movies dinilai sebagai formula yang tepat untuk mendorong lahirnya sineas-sineas muda baru.
Dengan diselenggarakannya acara ini, diharapkan dapat memicu gelombang kreativitas yang lebih besar. Bukan tidak mungkin, di masa depan, nama-nama besar industri perfilman Indonesia akan lahir dari bumi Banjarnegara, dimulai dari sebuah bedah film dan semangat seorang pelajar.

