Early Warning System (EWS) Tanah Longsor dan SMART Aquarium SMKN 2 Bawang, Banjarnegara Ikut Pameran Pendidikan di Museum Ronggowarsito, Semarang

  • by

SMK Negeri 2 Bawang bekerjasama UPN “Veteran” Yogyakarta lahirkan EWS Tanah Longsor generasi 03 dengan menggunakan sensor ultrasonik untuk mendeteksi pergeseran tanah dan sensor mekanik saat terjadi runtuhan atau timbunan tanah. Energi untuk menyuplai kebutuhan energi alat EWS adalah solar cell digunakan untuk membunyikan sirine dan mengirimkan sinyal alarm bencana melalui gelombang radio FM untuk jarak masyarakat pada radius tertentu. “Pada tahap pertama kerjasama penelitian dengan UPN alat EWS SMKN 2 Bawang akan dipasang pada dua tempat di kabupaten Purworejo” kata Wasis Sucipto ketua tim pembuatan EWS Tanah Longsor SMKN 2 Bawang. Pengunjung pameran pendidikan sangat antusias menyaksikan stand SMKN 2 Bawang yang juga menampilkan SMART Aquarium yaitu Aquarium yang semuanya bisa dikendalikan dengan internet, melalui smart phone. Memberi makan, menghidupkan/mematikan lampu dan aerator, memantau suhu dan lain-lain bisa dilakukan dari manapun yang penting terdapat jaringan internet. “Dengan demikian yang memiliki hobby ikan hias tidak perlu kuatir ikan kesayangannya mati karena ditinggal pergi jauh” jelas Dwiyan Maulana siswa SMKN 2 Bawang.


Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Dr. Padmaningrum menyarankan agar SMK Negeri 2 Bawang bekerjasama dengan Kantor BPBD dan desa-desa yang rawan tanah longsor di Banjarnegara untuk membuat alat EWS tersebut. Dengan kegiatan tersebut diharapkan akan dapat mengurangi dampak negatif bencana tanah longsor di Banjarnegara yang sangat banyak terdapat titik rawan tanah longsor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *