In House Training Penilaian Perilaku Kerja Pegawai

Diposting pada: 2014-03-05, oleh : Sigit, Kategori: Agenda Sekolah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pada hari jumat sampai sabtu tanggal 27 - 28 Desember 2013 telah dilaksanakan In House Training yang bertempat di SMK N 2 Bawang. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari sosialisari Peraturan Pemerintah no 46 tahun 2011. IHT yng mengambil tema "Penilaian Perilaku Kerja Pegawai yang diatur oleh Peraturah Pemerintah Nomor 46 tahun 2011" menindak lanjuti perubahan dari PP 10 tahun 1979 yang sekarang diganti dengan PP no 46 tahun 2011.PP no 46 tahun 2011 mengatur tentang penilaian prestasi kerja Pegawai Negeri Sipil. Acara tersebut diadakan dalam rangka perubahan penilaian prestasi kerja Pegawai Negeri Sipil, dari sistem DP3 (Daftar Penilaian Prestasi Pegawai) menjadi sistem SKP (Sasaran Kerja Pegawai).

Acara yang diikuti oleh Guru dan Karyawan SMK N 2 Bawang dan SMK N 1 Mandiraja ini dibuka oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Banjarnegara Bapak Drs. Tito Agus Wigono, M.Si. Nara sumber dalam acara sosialisasi tersebut berasal dari BKN (Badan Kepegawaian Negara) Regional I Daerah Istimewa Yogyakarta yang diwakili oleh Bapak Kasiman, S.Ip dan Bapak Riyadi, S.ip. Mereka memaparkan mengenai pembinaan PNS berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karier yang dititikberatkan pada sistem prestasi kerja. Penilaian prestasi kerja merupakan suatu proses rangkaian manajemen kinerja yang berawal dari penyusunan perencanaan prestasi kerja yang berupa Sasaran Kerja Pegawai (SKP).

Perbandingan antara PP no 10 tahun 1979 dan PP no 46 tahun 2011

pada PP 10 1979 terdiri dari 8 aspek yang dinilai yaitu

  1. Kesetiaan
  2. Prestasi Kerja
  3. Tanggungjawab
  4. Kejujuran
  5. Komitmen
  6. Kerjasama
  7. Perilaku
  8. Kepemimpinan

pada PP 46 no 2011 menjadi 2 aspek yaitu

  1. Sasaran Kerja Pegawai (60%)
  2. Perilaku (40%)

Berkaitan dengan penilaian prestasi kerja PNS, seperti diketahui bahwa pembinaan PNS dalam pangkat dan jabatan / karier PNS sejauh ini didasarkan pada capaian prestasi kerja, yang dituangkan dalam DP-3. Kenyataannya, proses penilaian pelaksanaan pekerjaan PNS cenderung terjebak ke dalam proses formalitas. DP3-PNS telah kehilangan arti dan makna substantif, tidak berkait langsung dengan apa yang telah dikerjakan PNS. DP3-PNS secara substantif tidak merefleksikan sebagai penilaian dan pengukuran seberapa besar produktivitas dan kontribusi PNS terhadap organisasi, maupun seberapa besar keberhasilan dan atau kegagalan PNS dalam melaksanakan tugas pekerjaannya

Pada sesi terakhir dicontohkan cara penyusunan SKP & melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu menjadi media transfer pengetahuan dalam rangka peningkatan kapabilitas sumber daya aparatur.

 


Print BeritaPrint PDFPDF
Terima kasih telah berkunjung di Official Site SMK Negeri 2 Bawang. SMK Teknologi yang telah menerapkan ISO 9001:2008, dan selalu berkomitmen untuk menjadi Terampil, Optimis, dan Profesional.

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar Anda


Nama*
Email* Tidak akan diterbitkan
Url  Ketik tanpa http:// contoh : www.smkn2bawang.sch.id
Komentar*
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini

Forum Multimedia Edukasi  www.formulasi.or.id
Untitled Document
  • kemdiknas
  • pdkjateng
  • bpdikjur
  • lpmpjateng
  • dikporabanjarnegarakab
  • st3telkom

www.m-edukasi.web.id blog guru